Mau Nikah Tapi Beda Agama???

sore itu… lagi asik-asiknya maen kejer-kejeran dilapangan kopma unpad tuh…

jauh di seberang lapangan sana, saya melihat sosok tubuh yang tak lagi asing, sebut saja mawar,umur 20 tahun, mahasiswa sekaligus karyawan paruh waktu di sebuah restoran cepat saji di jatinagor. (buser mode😛 pas lagi menyamarkan korban pemerkosaan :P). Berjalan dengan sedikit tergesa-gesa menuju kearah saya.(lari-lari kecil tepatnya) tanpa basa basi, curhat deh doi. “bla bla bla,,, bla bla bla..” curhatnya panjang tapi intinya : untuk kesekian kalinya, Doi harus mengakhiri kisah cintanya, tapi yang kali ini, parahnya hubungan itu sudah dibawa kearah pernikahan,dan penyebab utama brakhirnya kisah ini adalah … ” beda agama” ,dua kata,sembilan huruf,tapi…… kok kayaknya ribet.. (ribet? ga kok… cuma cara pandang tiap orang tentang hal yang satu ini beda-beda,,, ).

mungkin bagi sebagian pasangan (yang beda agama tentunya) hal ini bukanlah suatu masalah yang berarti,,,dalihnya : “atas nama cinta” dan semuanya akan baik baik saja… tapi bagi sbagian lainnya…?? ada yang ragu, ada pula yang berfikiran bahwa memang tidaklah mungkin melanjutkan hubungan ini ke arah yang lebih serius (menikah).

Anyway, luput dari rasa cinta yang mendalam… sebenernya perkawinan beda agama tuh gimana siy??

petama-tama, berhubung agama saya dan mawar adalah Islam, jadi saya coba mencari tau tentang hal ini menurut pandangan Islam. menurut hukum munakahat yang di ajarkan islam kepada penganutnya..pernikahan (perkawinan) yang di benarkan oleh Allah SWT adalah perkawinan yang didasarkan oleh akidah, selain rasa cinta dan ketulusan oleh kedua belah pihak.Dengan adanya ketiga hal itu, insya Allah,kehidupan suami-istri akan tenteram, penuh rasa cinta dan kasih sayang. Keluarga akan bahagia dan kelak memperoleh keturunan yang sejahtera lahir batin.

kalo kata bang Abdul Madjid, Dr. (Dosen Universitas Pendidikan Indonesia) “Islam dengan tegas melarang seorang wanita Islam kawin dengan seorang pria non-Muslim, baik musyrik maupun Ahlulkitab. Dan seorang pria Islam secara pasti dilarang menikahi seorang wanita musyrik. Kedua bentuk perkawinan tersebut mutlak diharamkan. Mengapa? Karena pernikahan yang berlanjut kepada lembaga keluarga bisa menjadi institusi penting dan strategis untuk memindahkan dan menanamkan nilai-nilai agama yang diyakini kebenarannya. Banyaknya kasus murtad atau pemurtadan antara lain melalui perkawinan beda agama.” gitu deh… intinya kalo ngedenger kata kata beliau siy,,, islam ga ngijinin tuh,, kaya jamal mirdad ama lidya kandau, ato nia zulkarnaen ma ari sihasale (oops… piss yooo….)
kalo menurut hukum di indo gimana ya?

em,,,kalo menurut Undang-Undang Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan Pasal 2 (1), “Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu”. jadi pernikahan baru sah menurut negara ini,, kalo menurut agama dan keprcayaan yang dianutnya juga sah. brati aklo agamanya islam,,,, em,,, tau sendiri kan jawabanya…

Tau gini, saya jadi ngerti kenapa teman saya itu, pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kisah cintanya,,,…. huks… tenang,, tenang,,, kalo jodoh ga kemana… biar pergi jauh juag ntar kembali…😛 loh kok… jadi gw yang curhat…

kekkekek… buat mas-mas, mba-mba, adek-adek, yang mungkin punya masalah dengan hal ini.. smuanya di kmbalikan kepada pribadi masing-masing.. selama yankin lakukanlah,,, tapi kalo ragu mending ga,, deh…

~ by glitterpury on 24/06/2007.

17 Responses to “Mau Nikah Tapi Beda Agama???”

  1. bagi gw, agama adalah landasan dan prinsip dalam hidup. Sebuah keyakinan tentunya bisa menjadi koridor yang tepat untuk memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Karena agama, adalah kebenaran yang hakiki, dan tak terbantahkan lagi. (opini pribadi, dan saya beragama Islam)..
    Jadi, (sekali lagi, ini menurut opini pribadi), bagaimana sebuah rumah tangga bisa berjalan dengan baik dan harmonis, bila dilandasi dengan 2 keyakinan (baca: landasan/prinsip) yang berbeda..

    regards,
    orangbiasa

  2. @rickisaputra: setuju. Tidak mungkin kecuali sebuah rumah tangga dapat berjalan baik dan harmonis, bila dilandasi dengan 2 keyakinan yang berbeda. Kecuali kalau anggota keluarga itu punya pendapat bahwa keyakinan (baca: agama) bukanlah landasan utama dalam hidup ^^

  3. semua agama atau kepercayaan mengajarkan moral budi pekerti luhur dan semuanya landasannya cinta kasih sebagai perwujudan puji syukur kita pada Allah SWT. nah dengan cara apapun kita bertuhan yang sangat ditekankan adalah bagaimana kita mengamalkan landasan cinta kasih tersebut…
    balik ke nikah beda agama memang bila dilihat secara textual dalam kitab AlQuran tidak diperbolehkan namun ada juga sebagian ulama besar (baik di Indonesia dan di luar negeri) mengembalikan putusan ke pelaku sendiri.
    mungkin ketakutan akan pemurtadan akibat nikah beda agama (terutama anak hasil perkawinan) yang menyebabkan kasus ini tidak diperbolehkan/dilarang bahkan sampai di tingkat hukum negara serta norma sosial.
    namun jarang orang melihat hasil positif dari persatuan dua prinsip yang dilandasi cinta kasih serta toleransi satu sama lain..biasanya anak-anak hasil pernikahan ini memiliki toleransi yang lebih terhadap perbedaan (SARA) dalam pergaulan sosial di masyarakat..
    salam,
    niken

  4. yg ini juga lg males baca. Sebenernya gw lg mud ga ngapa2in lg iseng ajah buka e-mali bil nge chat.
    Ntar gw baca deh

  5. PEBS : ya elah toge toge!! dasar lu ! emang lo pernrnah mud ge??? ga pernah ajah bialah lagih ga mud….!! hu :p
    mud lu kan jelek mulu ge😛 sama kaya lu na😛

  6. sebenarnya apa yang dikatakan dalam islam itu benar (kalo menurut mak) karna apabila menikah dengan berlainan agama atau salah satu dari calon mempelai tidak puny aagama maka yang terjadi adalah kebimbangan terhadap sang anak (apabila pasangan beda agama tersebut melangsungkan pernikahan). dam kemungkinan jalan menuju ke murtadan bisa saja terjadi. tapi itu tergantung dari sikap dan keteguhan iman masing2. dan pernikahan beda agama juga di haramkan dalan Al-Qur’an.
    maka dari itu sejak awal pacaran kita harus tau konsekuensinya, agar tidak ada yang namanya patah hati atau pindah agama. atau kita ikut agama dia atau kita terjeblos dalam sebuah masalah tersebut.sebelum terlanjur mencintai ya harus membuat komitmen apa dia (pasangan kita sudah siap masuk agama kita? kaloa blum siap atau tidak mau kita bisa memutuskan hubungan tsb. itu akan lebih baik bukan? daripada terlanjur seperti teman kamu itu.
    apabila sejak awal membuat komitmen seperti itu maka apabila putus hubungan toch rasa kehilangan nya tidak begitu mendalam. salam
    mak erot

  7. menuru aku pernikahan dalam hakikatnya adalah kebahagian serta keharmonisan yang mereka tuju.
    di dalam ajaran agama apapun landasannya hal demikian, tak terkecuali islam sendiri.
    tapi kenapa, pernikahan beda agama sah-sah saja dalam aturan agama, tapi aturan serta undang-undang negara memperkeras larangan pernikahan demikian,,??
    saya meyakini satu agama (islam) sebagai acuhan hidup saya tapi apakah mumgkin apa yang saya yakini ini berada di dalam kekuasaan negara. yang segala sesuatunya itu berda dalam perubahan negara, walau itu semua bertentangan dengan agama saya.
    satu contoh, tentang pernikahan. Pemerintah melarang keras terhadap pernikahan beda agama. menurut saya, pemerintah berpikir terlalu sempit dan takut dalam keputusannya.
    menurut saya, agama khusunya islam tak harus ada pembenahan pengulangan dari siapaun, karena islam bersumber pada Al-Qur’an dan hadis.
    pemerintah sendirilah yang semestinya di ulang kembali, baik segi tatanan kepemerintahan baik aturan-aturan yang mengkekang rakyatnya.

  8. Nikah beda agama memang selalu bermasalah. Hukum Perkawinan Indonesia sepertinya tidak mengakomodasi beda agama. Ada orang yang menjadi Murtad(?) pindah agama karena cinta hanya untuk menyesuaikan dengan Hukum Perkawinan.Yang Kristen masuk Islam dan Yang Islam masuk Kristen. Namanya CINTA. Harus saling mengalah.

    Agama lebih berurusan dengan batin manusia ke Tuhan. Sementara Hukum lebih bicara tentang legalitas, pengesahan hubungan dalam konteks sosial.
    Sorry terlalu banyak masalahnya… memang nikah beda agama masalah, masalah dan masalah PUSING…PUSING.
    Bravo buat yang punya blog, dan salam kenal

  9. Huuuuuuh….sekarang gw juga sama lagi ngelajalanin hal yang sama,cecara co gw juga berlainan agama m gw….jadi gw musti gimna dung..
    d sisi lain gw cinta tp keluarga g mungkin banget..
    loooo ko malah gw yang curhat….
    tapi dengan baca ini gw tahu klo hukum islam tdk membolehkan kita untuk menikah klo berbeda agama…
    yaaaa….capeeeeeeee deeeeeee…..

  10. dipandang secara hukum di Indonesia, secara dogmatis negara memang mengatur perkawinan para warga negaranya, pemeluk Islam secara khusus disediakan lembaga untuk mengesahkan perkawinannya di Kantor Urusan Agama (KUA) dan hukum mengenai ini tentulah mengacu pada Hukum Islam dan bila mengenai hak perdata dalam perkawinan yang repot nanti adalah para keturunannya. jadi secara logis sajalah dan sesuai anjuran agama, pilihlah pendamping hidup yang seiman dan seprinsip karena anak2 kalian nantinya akan memiliki pandangan yang kokoh dan tidak bercabang 9berlandaskan kan agama) berdasarkan pengasuhan orang tua yang berkasih sayang

  11. http://anggara.org/2007/07/05/perkawinan-beda-agama-di-indonesia/

  12. klo kata saya… pikirin ja bae2… mateng2…tp jgn angus hehehe..
    saya jg punya ce blain agama…
    tp kami tetep jalan… krn kami saling menyayangi…
    terima apa adanya… tp agama pun penting…
    buka link yg d atas…

    HUe,,,,, promosi link juga doi

  13. kadang ada orang yang tidak menyetujui…
    karena meraka tidak merasakanya…
    dimana kta mencintai orang yang belainan agama..
    biar pun agama nya berlainan pasang kita bukan monster yg sk minum darah….
    Kami pun yang berlainan agama ada hak untuk menikahi org yang kita sayang biar pun belainan agama.
    LEBIH BERLAINA AGAMA Dari pada sama agama tapi CUMA KUMPUL KEBO
    Klo masalah rumah tangga itu masalah kerluaga… pasang harus bisa mencari jalan keluarnya

  14. mending saya ga punya agama aja sekalian daripada saya harus memusyrikan sesama manusia, saya rasa picik banget klo Tuhan ciptain manusia dengan agama yang beda cuman supaya yang punya agama lain dibilang musrik..ga pantes lah..

  15. biarlah perbedaan itu ada…
    perbedaan bukan untuk diceraikan…
    tapi perbedaan untuk saling melengkapi…

  16. aq jg sma ngalamin kyk gtu jg,,stlah dijlanin sekian lama akhirx hrus diptusin jg..aq lbih mlih agamaku dan ortu,,trpksa smua ini hrs diakhiri wlaupn berat…..

  17. Ass ww saya mau bertanya pak ustad alhamdulilah sy sudah mualaf 3minggu lalu tp istri saya msh nasrani insya Allah sy jg sedang berusaha mengenalkan kebenaran yg hakiki kepada istri tp sekarang menjadi pertanyaannya karena sy mau menghindari zina dll apakah sy bs bersetubuh dgn istri dan apa hukum hadis dan al-qurannya?dan apakah kt msh bs tetap mempertahankan rumah tangga saya dikarenakan sy sudah mempunyai kedua anak yg baik..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: