Menanti Hari Pertanggungjawaban!!

Dalam Hidup, tak bisa dielakan lagih kita selalu menemukan fase-fase tertentu dimana kita dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita lakukan. mulai dari usia dini sampai akhir hayat nanti… masa siy?? (hahahaha serius mode gini😛 )

Jadi teringat waktu masih kecil dulu.. waktu umur saya masih 2 tahun lebih dikit keknya (pokoknya masih belum masuk TK, deh) kalo sehabis di suruh beli sesuatu di warung, nyokap pasti bertanya:

“harganya berapa, nak?” ,

“mana… boleh liat uang kembalinya….”

secara ga sadar itu merupakan bentuk sederhana dari permintaan tanggung jawab nyokap terhadap perbuatan yang saya lakukan. nyokap mau tahu seberapa mampu kita melakukan pekerjaan yang diberikannya. ..sebuah evaluasi kecil-kecilan untuk menguji seberapa besar tanggung jawab kita atas suatu pekerjaan dan pembelajaran sebelumnya..

Permintaan pertangung jawaban dalam bentuk lainnya akan lebih terasa ketika kita mulai beranjak dewasa,, mulai memiliki banyak teman, kelompok-kelompok permainan, mengenal persahabatan kemudian kemudian memasuki dunia pendidikan, kerja, membangun rumah tangga lalu wafat. sedikit demi sedikit kita diperkenalkan dengan berbagai peran baru dalam hidup, dan dituntut untuk dapat memainkan peran itu dengan baik. … kalo bisa sedikit hiperbolis, mungkin hidup ituh hanya menganai bagaimana kita memaikan peran-peran itu…

Setiap peran biasanya memiliki fase dan tingkatan tersendiri dalam proses permintaan pertanggungjawabannya. hal ini berarti semakain banyak peran yang kita miliki makin banyak pula proses pertanggung jawaban yang kita alami. ya,,, mungkin ga semua kita sadari. tapi memang (mungkin) sebaiknya tidak semunya kita sadari. Biasanya kita hanya terfokus dengan hal-hal yang memiliki nilai prioritas lebih besar dibandingkan yang lain. atau mungkin kita baru menyadari ketika kita gagal mempertanggung jawabkan peran kita (pusing?? hahahhahaha….)

—– misalnya : kita baru sadar kalau kita gagal mempertanggungjawabkan peran sebagai seorang teman ketika semua teman dekat kita meninggalkan kita karena kita melakuan sesuatu yang mengecewakan mereka. atau ketika seorang istri/suami mengalami keretakan dalam rumah tangganya. kalo contoh extreemnya, apa ya?? em…nanti kalo kita mati kali ya….. kita akan tau seberapa  jauh tanggungjawab kita dalam menjalankan peran sebagai umat-Nya😀 —-

orang yang berhasil atau sukses menjalani fase-fase pertanggungjawabanya (biasaya) cenderung merasa apa yang telah dilakukannya adalah hal “biasa” dan dalam hidup ini memang sudah seharusnya seperti itu😀 (wah,, iya gituh??)

OK……. memang ga gampang untuk menjadi orang-orang hebat itu, hanya sebagian kecil dari begitu banyaknya orang……(mungkin) karena kebanyakan orang terfokus pada satu peran dan mengabaikan yang lain. ya kembali kepada prioritas masing masing pribadi..siy (hahahaha……) tapi itu bukan berarti mustahil untuk menjadi “si sebagian kecil” itu. semua orang memiliki kesempatan, dan semua bergantung dari bagaimana kita menyikapi kesempatan itu😀

(semangat bener kayaknya si penulis… ) hahah… ini bukan karena saya tertarik untuk jadi motivator dalam trainning2 kepribadian, Hanya sekedar usaha untuk menyemangati diri dalam menghadapi dan menantikan salah satu fase pertanggungjawaban saya sebagai seorang anak dan mahasiswa😀

hahahahaha…… bo, selama 3,5 tahun kuliah dengan kucuran dana dari ortu,,,, lu dah bisa apa ajah, pur?? mungkin itu nanti pertanyaan yang akan di lontarkan pada saya pada hari itu. Hari pertanggungjawaban itu…….!!! pertanyaan sangat sederhana…. dan seharusnya saya bisa jawab. Tapi tak sesederhana itu, untuk bisa jawab, butuh persiapan baik materi maupun mental. Dan persiapan itu seharusnya sudah dimulai dari hari pertama saya duduk dibangku kuliah…. :)  (dah Lo lakuin belum pur?????)

Dan Jawaban itu lah yang akan menukan sejauh mana saya siap utuk menjalankan satu peran baru… sebagai…seorang…. SARJANA….😀

~ by glitterpury on 04/05/2008.

4 Responses to “Menanti Hari Pertanggungjawaban!!”

  1. wew… berat bo isinya. Ga kuat ah :p kekekekeke….

  2. wiku : berat badan ku???? b

  3. Wew… berat toh sekarang?? Kok bisa?? Bukannya diet habis2an kemaren? :p

  4. Yaaa at least kuliahnya cuma 3.5 taon..ga kayak gw. S1 4.5 taon, S2 2.5 taon..wakakakak lebih mulu..ga pernah kurang :p

    ya Hasilnya juga lebih, Kan…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: